Maju membelakang

Disaat orang orang menghadapi hidup mereka dengan menghadap kedepan, aku membelakangi jalan depanku dengan maju membelakang. Ga tau jalan apa yang sedang aku pijak, aku menikmati membelajari apa yang telah aku perbuat, kebodohan dan semua kesalahan yang pernah aku lakukan.

Ga tau juga kenapa, sekarang ini aku serasa mulai menuai apa yang aku tanam kemarin. Ehm semua terlalu cepat berbuah, bagus hanya saja buahnya jarang yang manis, jadi… aku sekarang kalang kabut buat cari bekal kedepan kaya apaan.

Ohhh… apa aku harus selalu mengeluh dan mempertanyakan kenapa aku begini..?? Aku ga tahu kapan aku benar2 menjadi 22, sedangkan dia yang 19 jauh lebih dewasa dan bijak dengan emosi yang tak jauh beda dengan kuh…

Iya ah, sekarang aku sudah harus tidak maju membelakang.. Yesterday is just ’was’ word, yes i did  but i won’t it. Search one that become my own main, grown up and will get nice result, perhaps.. but it must be down.

Just God and Jessus as my lord who pick me up on my deep side, it close to blank of happinees, actualy… Hix hix…

Sok Sad

1 Tanggapan ke “Maju membelakang”


  1. 1 Immer, Dynasis Online Network September 16, 2008 pukul 2:28 pm

    lo Iwan, sapa yang maju membelakang:)

    Regards,

    Immer, Active on Dynasis Online Network


Tinggalkan Balasan