Menjadi diri sendiri seutuhnya sering aku sadari hal yang tidak sangat mudah untuk di praktekkan. Baru akhir-akhir ini, kemarin dulu aku menyadari bahwa yang selama ini aku lakukan dan yang sedang aku lakukan sekarang ini adalah cerminan dari siapa aku ini. Kata lain, aku sebenarnya sudah menjadi diri sendiri dari semua yang telah aku lakukan, termasuk sering tidak menyadari bahwa menjadi diri sendiri adalah hal yang tidak sangat mudah untuk dilakukan.
Aku sudah menjadi diri sendiri selama ini. Selanjutnya menyiapkan diri akan hantaman arus kehidupan yang tidak seperti jatuhnya air terjun. Aku ini air yang tidak ditempatkan di sungai seperti pada umumnya, tetapi aku hidup diantara sungai yang menuntutku untuk menjadi bagian sungai itu. “Anjing”, aku dipaksa oleh kehidupan. Dulu aku melakukannya, dan sekarang juga masih, bahkan sedang tetapi sudah mulai tidak melakukannya. Tidak nyaman untuk tidak menjadi diri sendiri, mengakui siapa aku ini pada kehidupan. Seperti kulit hitam mungkin, rambut keriting mungkin, dan tubuh pendek mungkin. Itu tidaklah penting dari yang orang tidak ketahui tentang aku. Aku bodoh dihapan orang karena aku tidak seperti orang itu. Aku lebih nyaman memiliki pemikiran sendiri akan sesuatu yang sedang aku pikirkan dalam pikiranku yang memikirkan diriku yang sedang berpikir. “Pikir”.
Orang lain itu anjing…Tidak tahu apa-apa tapi ikut menghujat. Bahkan mengumpat. Atau menjadi penghianat? Itulah orang lain bagiku, aku yang lebih suka berpikir negatif kepada orang lain terlebih dahulu, entah nantinya akan menjadi positif atau tidak. Narsis dan egois. Biar, aku bahagia kok… Aku hidup dalam hidupku yang hanya diriku saja yang menghargai diriku.
Aku menyaksikan diriku menangis akan ke’tidakan’ dalam hidupku
Aku menyaksikan pemermaluan diriku sendiri dari dan kepada orang lain
Aku menyaksikan penghinaan akanku yang tak tahu pada saat itu terjadi
Itu belum semua….
Menjadi yang tak diingini dan harus mensyukuri.
Ini adalah janjiku pada Tuhan dahulu kala, mungkin.
Tapi Dia adil.
Aku tahu Dia itu adil dan baik hati.
Lalu siapakah aku menurutku?
Aku adalah anak manusia yang tidak tahu apa apa tentang pemikiran orang lain yang ku anggap anjing…
ANJING
BABI
CELENG!!!
Aku puas menuliskan itu.
Aku tak butuh komentar atau saran serta kritik.
Aku butuh dukungan, hanya jika aku ingin….Tahu?
Amin.

jadi selama ini kamu bukan manusia?? HAAAAHHHH..!!!!!!
Wah jupe…. jupe… sudah mau dewasa ya?? congrats !!!